Homesick Kerja di Rumah...

Tuesday, November 17, 2009 |

Akhir-akhir ini, saya merasakan jenuh dalam bekerja.. kalopun bekerja itupun ingin saya lakukan di rumah aja, lebih nyaman, santai, menyenangkan dan produktif.

Ya, kenapa mesti repot-repot ke luar rumah jika dari kamar tidur bisa menghasilkan uang?

Bekerja di rumah adalah pilihan terbaik. Faktanya, bekerja di rumah tidak pernah menimbulkan dilema, tidak ribet dan bikin repot. Selama bisa mengatur waktu dan mampu jadi manajer untuk diri sendiri, saya yakin Anda tidak akan menyesal memilih kerja di rumah.

Internet merupakan kata kunci untuk bekerja dari rumah. Yupz, manfaatkan internet semaksimal mungkin. Internet adalah sumber uang. Internet itu sangat ajaib. Internet lebih dari sekedar sulap dan bukan pula sihir. Internet akan memberi lebih dari yang Anda harapkan. Berikut ini beberapa jenis pekerjaan yang bisa dijalani di rumah dengan bantuan internet.

  1. Menjual produk. Jika memiliki produk yang bisa dijual secara offline, mengapa tidak dicoba dipasarkan di internet? Dengan berpromosi secara benar dan gencar, produk Anda akan semakin dikenal.
  2. Internet marketing. Menjual produk Anda ataupun produk karya orang lain secara online. Terkadang ada beberapa produk yang dijual secara online tetapi tidak dijual di pasaran secara bebas. Jadi, Anda cuma bisa mendapatkan produk itu melalui website si penjual.
  3. Affiliate marketing. Mengajak orang lain untuk bergabung dalam sebuah website atau membeli sesuatu. Dari kegiatan itu mereka akan mendapatkan komisi.
  4. Membuat tutorial online. Bagi Anda yang suka mengajar, jenis pekerjaan ini paling tepat Anda geluti. Anda tidak perlu mengajar di kelas. Cukup buat tutorial dan gunakan akses internet dalam proses belajar mengajar. Biar lebih interaktif bisa gunakan web camera dan headset.
  5. Jasa penyalinan (transkrip). Banyak perusahaan yang menyewa jasa para profesional untuk menyalin perjanjian atau memorandum rapat-rapat penting. Tugas Anda hanya menjadi pendengar. Dan memiliki keahlian mengetik yang bagus sudah cukup untuk pekerjaan ini.
  6. Penulis lepas. Menjadi penulis lepas adalah tantangan menarik yang akan membawa Anda ke lahan nafkah. Anda bisa jadi penulis, editor buku, copywriter, penulis blog, novelis, cerpenis, kolumnis, esais, dll. Internet bisa menjadi tempat memasarkan tulisan Anda. Anda bisa temukan agen-agen atau penerbit yang memberi tawaran kerja sama. Itu semua tergantung kepintaran anda browsing dan mengoptimalkan mesin pencari.
  7. Asisten virtual. Pekerjaan ini adalah asisten freelance yang menyediakan jasa asistensi administrative, teknisi, dan bahkan tim kreatif pada para klien. Kliennya biasanya orang-orang sibuk. Jadi anda cukup melakukan asistensi dari rumah. Tak perlu terjun langsung ke lapangan.
  8. Entri data. Anda sering dengar entri data? Biasanya banyak dicari di kolom lowongan kerja berbagai koran. Pekerjaan ini cukup mudah. Anda hanya perlu bisa mengetik. Berbeda dengan jasa penyalinan, anda tidak perlu menguasai spesialisasi bidang ilmu tertentu. Karena tugas Anda cuma memasukkan data. Dan, Anda bisa kerja di rumah di sela-sela kesibukan Anda.

Sebenarnya masih ada banyak jenis pekerjaan lainnya yang bisa dilakukan dengan internet. Dan semakin lama jenis pekerjaan di internet itu akan semakin berkembang.

Wacana tadi sebagai pancingan supaya Anda mulai membuka mata bahwa menghasilkan uang bisa dilakukan dari rumah Anda yang nyaman! Teknologi semakin canggih, kalau Anda tidak mengikutinya, Anda bisa ketinggalan jaman. Maka, jangan pernah takut menjajal keampuhan internet.

Sumber : http://www.semuabisnis.com/articles/172923/1/Bekerja-dengan-internet--Cara-kerja-di-rumah-paling-nyaman-santai-dan-menyenangkan/Page1.html







Gaji Perawat di Luar Negeri Capai Rp. 60 juta/Bulan

|

Sekalipun Indonesia belum mempunyai UU Keperawatan, ternyata sudah banyak perawat Indonesia yang bekerja di luar negeri, bahkan gajinya bisa mencapai Rp 60 juta per bulan.

"Soal skill kita tidak kalah dengan perawat asing. Paling soal bahasa dan upgrading keperawatan bidang-bidang tertentu," kata Direktur Kerjasama Luar Negeri Kawasan Asia Pasifik dan Amerika Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Haposan Saragih saat Jumpa Pers Hari Kebangkitan Perawat Indonesia di Jakarta, Senin (11/5). Jumpa pers itu untuk menyambut Hari Perawat Dunia sekaligus pencanangan Hari Kebangkitan Perawat Indonesia esok hari.

Menurut Haposan, sampai saat ini kebutuhan dunia terhadap perawat semakin meningkat. Berikut beberapa negara yang membutuhkan perawat Indonesia, di antaranya Jepang yang membutuhkan 1.000 orang untuk dua tahun (2008-2009), Amerika (1 juta perawat), Kanada (hampir 1 juta orang), dan Inggris (3.000 perawat).

Bagi perawat yang berminat bekerja ke luar negeri, tambahnya, tidak akan mengeluarkan biaya banyak. Sebagai contoh, ia menjelaskan soal proses yang harus dilalui jika ingin menjadi perawat di Jepang. Biaya yang diperlukan Rp 1.100.000
untuk paspor dan pelatihan awal di sana. Tesnya hanya wawancara yang dilakukan oleh perwakilan Jepang di Indonesia.

Soal bahasa, para perawat belajar di Indonesia selama 4 bulan dan 2 bulan di Jepang. "Wawancaranya memakai bahasa Indonesia, ada transleter-nya," jelas Haposan.

Gaji

Terkait dengan gaji yang diterima para perawat Indonesia yang bekerja di luar negeri, Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Prof Achir Yani S Hamid, MN, D.N., Sc menyampaikan, di Kuwait perawat Indonesia yang berjumlah 700-an gajinya berkisar Rp 20 juta- Rp 22 juta dengan biaya hidup ditanggung.

Di Jepang, gaji perawat Indonesia berkisar Rp 11 juta-Rp 17 juta per bulan. "Untuk fasilitasnya beragam. Ada yang ditanggung penuh oleh rumah sakit, ada yang sebagian saja," kata Achir.

Di Belanda gajinya 20-30 juta dan di Amerika Serikat 40-60 juta dengan biaya hidup ditanggung sendiri oleh perawat.

Menurut Achir, ada sekitar 4.000 perawat Indonesia yang bekerja di luar negeri. Untuk itu, lanjutnya, PPNI memberikan perhatian kepada mereka supaya kewajiban dan haknya terjamin. "Kami lobi asosiasi keperawatan di negara di mana perawat kita bekerja supaya para perawat kita dijadikan anggota asosiasi mereka," pungkas Achir.

Sumber : http://www.semuabisnis.com/articles/173497/1/Gaji-Perawat-di-Luar-Negeri-Rp-60-Juta-Per-Bulan-Mau/Page1.html







Harta Karun Internet

Saturday, November 14, 2009 |

* SELAMAT BERBURU HARTA KARUNG *

Berikut merupakan program-program yang telah saya ikuti hanya bermodal klik tanpa harus memiliki blog, dapat duit.

















KlikAndi.Com




Ato bagi yang uda punya blog, ingin pasang iklan gabung aja disini :

Adsense Indonesia











Ato butuh tempat penyimpanan online:




adf.ly - shorten links and earn money!




Jika anda telah melakukannya/mencobanya tapi belum berhasil, paling tidak anda sudah mempelajarinya dengan melakukan, seperti apa yang dikatakan oleh pepatah "belajar dari membaca akan berbeda dengan belajar mencoba atau melakukan"




-selamat berburu dollar-

Pertamina Ngadain Blog Contest 2009

Wednesday, November 11, 2009 |


Kabar Baru... (baru tau soalnya, hehehe...) Pertamina ngadain Blog Contest 2009 dalam rangka memperingati HUT Pertamina yang ke-52. Dari kontes tersebut, Pertamina mengharapkan masukan dari masyarakat baik dari segi layanan, produk, sehingga dapat tercipta perubahan yang membangun dan lebih terbuka (transparancy). Persyaratan dan info lebih lanjut dapat dilihat di www.pertaminablogcontest.com.

Pertamina Blog Contest 2009 ini resmi dibuka sejak tanggal 12 Oktober 2009 sampai dengan 5 Januari 2010.

Hadiah pemenang :

  • Juara I mendapat 1 unit sepeda motor + Souvenir dan Piagam Perhargaan,
  • Juara II mendapat 1 unit Notebook + Souvenir Pertamina dan Piagam Penghargaan,
  • Juara III mendapat 1 unit Blackberry + Souvenir Pertamina dan Piagam Penghargaan.



Pertamax Lebih Irit dari Bensin?

Sunday, November 8, 2009 |


Motor yang sering saya gunakan kemana-mana adalah Legenda Honda. Motor Legenda sering saya kendarai keluar kota antara lain ke Blora, Purwodadi, Salatiga, Yogya, Kudus, Jepara dan masih menggunakan bensin. Pada pertengahan September 2009, motor Legenda saya bermasalah dengan kerak pada mesin, padahal waktu itu sedang dalam perjalanan pulang dari luar kota. Alhasil saya mendorong motor Legenda ke bengkel. Sejak saat itu saya mencoba beralih dari yang sebelumnya menggunakan bensin berpindah ke pertamax. Dan sebagai perbandingan, saya membeli bensin Rp. 7.000,- (hrg bensin 1 liternya Rp. 4.500,-) dan itu bisa untuk jarak 130km, di hari berikutnya dengan jarak yang sama, saya membeli pertamax Rp. 8.000,-. Berdasarkan hal itu, menurut saya Pertamax lebih irit dibandingkan dengan bensin. Pertamax pembakarannya lebih sempurna. Memang suara mesin jadi lebih berisik, lebih bertenaga. Cuman Pertamax lebih susah nyarinya karena hanya ada di SPBU tertentu aja.



Ingin Tau Nilai Jual Website Anda... ?

Friday, November 6, 2009 |

Ingin tau nilai harga website atau blog kamu?

Okey, langsung aja klik www.webvaluer.org, tampilannya seperti gambar berikut ini :


Nah keliatan deh harganya.. kalo nilai harganya pengen ditampilin di blog kamu, copy aja kodenya lalu paste di website atau blog kamu..





Bongkar Password RAR

Saturday, October 24, 2009 |

Nah ini dia, aplikasi yang patut dicoba untuk membongkar password RAR. Aplikasi tersebut dapat didownload dengan klik disini.



CO.CC:Free Domain Free Website Hosting Adsense Indonesia